Postingan

Menampilkan postingan dengan label Random Post

Bagaimana?

Gambar
Menyatulah wajahmu dengan sinar purnama. Menyeka hangat barisan tanya berpeluh dalam akal. Bulan penuh mengisi tajam lensa kacamata. Sembari tangannya menuliskan berbagai rasa keingintahuan. Purnama baginya, adalah salah satu tanda kebesaran Pencipta Semesta. Pergantiannya dari tsabit ke tsabit, menyita tiap tatap perhatian manusia. Bagaimana bintang berada di sisinya tiap waktu? Menambah sempurna penghayatan pemikiran kebesaranNya. Tidak, sang pemikir pun, tak hanya melihat melalui yg dimata indah. Namun badai pun memberinya satu pengajaran. Ia melihat dari dua sisi yang berbeda. Begitulah ia, Ya kau, Bukankah kau memandang sesuatu dari banyak sisi kan? Kadang kau tampakkan satu yg berbeda dr yg kau hayati. Paradoks. Pikirmu tajam mendasar. Menguak tanya dan jawab pada setiap dialektika. Romantisme dengan buku, menjadi satu tak terpisahkan dari gambaranmu. Tentu, pemahaman secara menyeluruh akan ilmu, membawamu pada kekuatan Iman yg hakiki. Bukankah begitu? Kuharap begitu. ...

Berjalan Terus

Gambar
Selamat datang di salah satu persimpangan. Ada jalan yg harus dipilih, dilewati, dan dipersimpangan ini, kebanyakan manusia akan menentukan targetnya. Dengan itu, tiap manusia akan memilih jalannya. Untuk manusia bersekte: "bodo amat", fase ini mungkin akan menanggalkan hal itu secara alamiah. Krn mungkin akan benar-benar mengalami fase bimbang dan bingung, lalu mendambakan ia bisa se bodoamat dulu. Tapi kiranya jika ditelisik lebih jauh, di persimpangan ini, yg dibutuhkan bukanlah bodoamatnya yg kembali, namun ikhlas dan lebih memahami. Kiranya, persimpangan dan fase macam apakah ini. Bukan lagi berbicara mengenai usia, krn ini mengenai jalan yg telah diambil sebelumnya. Setelah membuat sedikit survey di instastory, coba ditelisik lagi mengenai apa saja yg jadi kegundahan mahasiswa semester tua? Iya, ini yg jadi perbincangan sedari tadi, fase inilah, semester tua. Ehehehe. Penting banget buat ngebahas? Ya biasa aja si, cuma menarik aja lah buat dirangkai. Apa jawab...

Di Bulan Hujan Sapardi

Gambar
Disela jebak rutinitas harian. Seperti bergerak 360° dari liburan kemarin. Seperti ingin menulis yg tak bertopik ke-Aku-an, namun agaknya tumpukan deadline bersama tugasnya membawa kembali topik itu. Entahlah, meski banyak diskusi di kelas maupun forum lain, entah mengapa kadang jari tak ingin menulis sebagaimana realitanya. Hanya, mungkin sedikit menulis topik ke-Aku-an tak apa lah, memang manusia punya jiwa-jiwa egoisme ya. Hehe. Ini hanya catatan ringan di sela bebal pengin nulis apa. Apa yang terlintas dari hidup di angka kepala dua? Berfikir tentang bagaimana sudah menjalani hidup? Atau untuk apa sebenarnya duapuluh tahun dilalui? Masing-masing kepala punya pikiran sendiri tentang hidupnya. Kenapa lalu orang yang disini berperan sebagai -Aku- tiba-tiba memikirkan tentang hidup? Ya itu pertanyaan. Karena mungkin Aku tidak tahu jawabannya mengapa pula tiba-tiba ia bertanya demikian. Apakah setiap manusia punya masa tertentu untuk tiba-tiba bertanya seperti itu? A...
Gambar
Assalamu'alaikum,  Lama tak menulis ya hingga kadang susah untuk kembali merangkai kata. Sejak jaman story, agaknya kebiasaan nulis jadi berkurang. Banyak curahan dan pemikiran dituangkan di story saja, entah itu Instagram maupun WhatsApp.  Sebenarnya ini blog udh dibuat dari taun kapan. Cuma ga pernah keisi jg sampai tulisan ini dipost. Banyak sebab kenapa ku pribadi ga pernah post di Instagram maupun Blogspot sih. Yang jelas, tulisan ini sebagai pembuka, dan salam sapa untuk pembaca semua, hehe. Ada banyak kata dlm bbrp tulisan jaman kurs rupiah masih dabelas ribu. Mungkin nanti bisa di post buat selanjutnya. Ya doakan saja saya kembali tenggelam dalam aksara. Tak hanyut dengan rutinitas biasa.  Mohon maaf bahwa saya tak pernah sepenuhnya menuangkan segala rasa yg sedang dirasa. Tak sepenuhnya jg menyusun argumen kuat atas satu isu yg diangkat.  Sejatinya, hanya berapa persen diri ini nampak nyata dalam media digital. Selebihnya, bisalah semb...