Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini Ringan

Perempuan; sama sama manusia

Gambar
Dipenghujung hari International Women's Day Aku menulis ini dari berbagai pengamatan, cerita, maupun pengalaman diri sendiri juga. Bukanlah opini, artikel, essay; hanya sebuah refleksi semata. Dalam tahun keempat menjajaki dunia dan masyarakat yg lebih luas, ada tabir yg seperti hendak terbuka lebar namun tetap bersembunyi dibalik tirai. Ia seperti enggan menampakkan dirinya masuk pada fakta yg diketahui masyarakat banyak, meski ia, diakui atau tidak telah menjadi realitas di kebanyakan lingkungan sekitar. Kasusnya pun layaknya gunung es. Hanya segelintir yg diangkat, namun realitasnya lebih banyak dari itu. Akar permasalahannya entah apa. Ketimpangan gender? Mungkin bisa juga. Sekelumit cerita simpang siur tindak pelecehan fisik maupun verbal dilingkungan akademis, menimbulkan satu catatan merah besar, apakah benar moral telah hilang dari kegiatan pendidikan sekarang ini? Jangan tanya ceritanya seperti apa, orangnya siapa, tempatnya dimana. Silakan browsing data dan...

Manusia dan Resolusinya

Gambar
Memasuki bulan-bulan akhir tahun adalah suatu syukur, atas nikmat kesempatan dan umur yg masih diberikan. Manusia mengarungi dunia yg ibarat bangkai kambing ini, tapi harus tetap dijalankan bukan layaknya hendak menyantap bangkai, tapi sebagai umat terbaik.  Manusia akan hidup dengan targetnya masing-masing. Entah ambisi atau target? Yg pasti doing better jadi hal yg jangan dilupakan.  Semoga ya hari ini, lebih baik dari hari kemarin, yg lewat begitu saja, tanpa lakukan apa-apa.  Begitu kiranya lirik lagu nosstres.  Kecenderungan untuk ingin berubah lebih baik akan jadi moment kagetan tahunan bagi kebanyakan manusia di awal tahun.  Resolusi pencapaian satu tahun dipikir matang, disusun, dan diingat-ingat. Berharap bisa jadi suatu perubahan berarti di tahun yg akan dijalani.  Tapiii Pernahkah resolusi itu kau evaluasi? Pernahkah berfikir, rencana perbaikanmu selama ini sudah dijalankan?  Atau mungkin, terbesit keresahan baru di ha...

Dua Sisi Wisata Alam

Gambar
Musim liburan akan segera berlalu.  Coba nulis santai, liat fenomena yang lagi terjadi, kali-kali buat refleksi sambil bercermin aja ya, pendek saja biar tak malas bacanya.  Liburan, katanya melemaskan otot sejenak dari rutinitas kerja harian, juga meredam pikiran yang panas dari tugas-tugas kuliah, maupun sekolah. Nikmatnya memang bersantai bersama orang-orang terkasih. Masing-masing punya referensi liburan, ada yang memilih nonton film, baca buku, tiduran sambil nonton televisi, maupun pergi ke alam yang katanya punya nuansa nature, dan jadi epic kalau difoto dan upload cantik di instagram.  Kiranya banyak orang yang pasti tak melewatkan moment liburan tanpa pergi ke tempat yang bernuansa alam. Dari pantai dan pasirnya, sampe ke gunung, banyak pilihan pastinya. Maka jangan heran, kalau beranda media sosialmu bakalan dipenuhi sama foto liburan. Ya maklumin saja ya, kan memang tempatnya untuk berbagi cerita. Foto-foto cantik keindahan alam tak kalah mewarna...

Ungkap Kritik

Gambar
Bersuara bahwa kritik perlu dibangun Setiap pemikiran manusia, adalah logis untuk dikritik Krn dg kritik, pemikiran itu hidup Mungkin juga dengan kehidupan Yang aku tanyakan Hanya bagaimana mungkin, Mereka yg menyuarakan urgensi kritik Kemudian berbicara indah penuh bahasa ilmu Sayang beribu sayang Dalam apa yg dikatakannya pula, Tersirat sebuah pesan antikritik atas pemikirannya,  juga atas tindakannya Bahasa penghakiman pun tak urung digunakan Itu hanyalah suatu realita Yang mungkin ku paparkan penuh bahasa penghakiman? Manusia boleh menilai semau sepemikirannya pastinya Dalam pandangan lebih jauh, - yg tentu boleh dikritik juga Agaknya manusia perlu kembali merunduk Merunduk atas ilmu yg dipunya Merunduk atas jabatan yg dipunya Merunduk atas kelebihan yg dipunya Kritik sbg hal yg seringkali terbangun reflek Perlu ditanggapi dari berbagai sudut pandang Jelas harus pula ditanggapi dr sudut pandang pengkritik Disiplin ilmu yg berbeda Ilmu peng...